• Sabtu, 20 Agustus 2022

Larang Ekspor CPO, Penerimaan Negara Bukan Pajak BLU Anjlok Rp13,85 Triliun Pada Juni

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 20:39 WIB
Kelapa Sawit (Gapki.id)
Kelapa Sawit (Gapki.id)

Watyutink.com -- Direktur Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kemenkeu Wawan Sunarjo mengungkapkan larangan ekspor minyak sawit mentah (CPO) berimbas pada penurunan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Badan Layanan Umum (BLU) sektor tersebut sebesar Rp13,85 triliun atau 35 persen per Juni 2022

Menurut Direktur PNBP Kemenkeu Wawan Sunarjo, larangan ekspor CPO dan produk turunannya diberlakukan pada 24 April sampai 22 Mei 2022. Akibatnya, pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) turun 35 persen dari Rp39,07 triliun menjadi Rp25,22 triliun per Juni 2022.

Kebijakan pelarangan ekspor CPO dan turunannya, berdasarkan catatan Kementerian Keuangan, secara keseluruhan berimbas terhadap penurunan pendapatan Badan Layanan Umum (BLU) pemerintah sebesar 24 persen pada semester I 2022.

"BLU turun karena pendapatan BPDPKS turun. Hal ini karena turunnya volume ekspor dan dampak larangan ekspor CPO," ungkap Wawan dalam media briefing, Kamis (4/8/2022).

Total ekspor CPO sebanyak 11,57 juta metrik ton pada semester I 2022. Angka ini turun 28,49 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp16,18 juta metrik ton.

Selain BLU BPDPKS, pendapatan dari BLU jasa layanan perbankan juga turun dari Rp1,6 triliun menjadi Rp1,34 triliun. Demikian juga dengan pendapatan BLU kawasan otoritas yang turun 23,7 persen dari Rp670 miliar menjadi Rp510 miliar.

Pendapatan BLU secara total turun sebanyak Rp14,46 triliun atau 24 persen dari Rp60,3 triliun pada semester I 2021 menjadi Rp45,84 triliun pada semester I 2022.

Sekalipun terjadi penurunan pada penerimaan BLU, total pendapatan PNBP tidak turut berkurang. Pemerintah masih menerima PNBP dari migas, non migas, kekayaan negara dipisahkan (KND), dan pendapatan PNBP lain yang justru meningkat.

Total penerimaan PNBP mencapai Rp281 triliun pada semester I 2022 atau naik 35,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni Rp207 triliun. Masing-masing berasal dari sektor migas senilai Rp114,6 triliun, non migas Rp40 triliun, KND Rp35,5 triliun, pendapatan PNBP lain Rp85,1 triliun, dan pendapatan BLU Rp45,84 triliun.

Editor: Sarwani

Tags

Terkini

X