• Sabtu, 20 Agustus 2022

Sri Mulyani: APBN Berperan Penting Turunkan Angka Stunting

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 21:59 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Istimewa)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (Foto: Istimewa)

Watyutink.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dinilai berperan penting dalam menurunkan angka gizi buruk (stunting) di Tanah Air menjadi 14 persen pada 2024 dari 24,4 persen pada 2021.

Penilaian mengenai pentingnya peran APBN dalam mengurangi stunting disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam Webinar Keterbukaan Informasi Publik bertajuk Kolaborasi Atasi Stunting melalui Dukungan APBN untuk Indonesia Emas 2045. "Anggaran stunting tahun 2022 adalah sebesar Rp44,8 triliun," ujarnya secara daring di Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Anggaran APBN sebesar itu untuk mengatasi stunting dialokasikan bagi 17 Kementerian/Lembaga pemerintah (K/L) sebanyak Rp34,1 triliun dan Dana Alokasi Khusus (DAK) ke daerah yang masuk melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp8,9 triliun.

Anggaran APBN yang tersebar di banyak K/L menunjukkan mobilisasi dari seluruh K/L pusat dan daerah menjadi sangat penting karena masalah tersebut tidak hanya ditangani oleh satu K/L saja.

Sekalipun sudah ada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dan Kementerian Kesehatan yang masing-masing berperan mengkoordinasi permasalahan stunting dan memfasilitasi Posyandu hingga Puskesmas, K/L lain baik di pusat maupun daerah turut berperan mengatasi permasalahan stunting.

Salah satunya adalah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, menurut Sri Mulyani, yang membangun fasilitas air bersih karena masalah stunting terkait juga dengan kondisi kebersihan dan sanitasi di daerah-daerah.

"Supaya anak-anak tidak mengalami diare, maka membutuhkan air bersih dan sistem sanitasi yang sehat," ungkapnya.

Sri Mulyani berpendapat, pemerintah saat ini fokus menangani masalah stunting karena hal ini tidak hanya akan sangat mempengaruhi masa depan anak, juga masa depan Indonesia.

Editor: Sarwani

Tags

Terkini

X