• Selasa, 9 Agustus 2022

Satgas Waspada Investasi Tutup 4.089 Pinjol Ilegal, OJK Beri Izin 102 Pinjol

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 14:27 WIB
Perkembangan Industri Fintech Peer-to-Peer Lending (OJK go id)
Perkembangan Industri Fintech Peer-to-Peer Lending (OJK go id)

Watyutink.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sebelas kementerian dan lembaga pemerintah yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi (SWI) telah menutup 4.089 perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal hingga Juni 2022.

Deputi Komisioner Pengawas Industri Keuangan Non Bank (IKNB) II OJK Moch Ihsanuddin mengatakan, SWI akan terus memberantas pinjol ilegal. "Sampai saat ini terdapat 102 perusahaan finansial berbasis teknologi pendanaan bersama atau fintech peer to peer lending (pinjol) yang mendapatkan izin OJK, tetapi fintech yang tidak berizin lebih banyak. SWI sudah menutup 4.089 di antaranya," kata Ihsan dalam media briefing daring yang dipantau di Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Menurut Ihsanuddin, masyarakat yang menemukan website atau aplikasi pinjol ilegal diminta untuk melaporkannya kepada SWI dan Polri.

"Cyber patrol juga dilakukan setiap hari untuk menemukan website dan aplikasi pinjol ilegal, serta dilakukan pemblokiran oleh Kemenkominfo," katanya.

Sejumlah lembaga dan kementerian antara lain BI, OJK, Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan Kementerian Koperasi dan UKM, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Investasi, dan Polri telah melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama untuk memperkuat pemberantasan pinjol ilegal pada 2021.

OJK juga menggandeng asosiasi industri fintech peer to peer lending melakukan edukasi kepada masyarakat yang rentan menjadi korban pinjol baik secara langsung atau secara online "OJK dan asosiasi melakukan publikasi pada media massa dan sosial terkait pengenalan dan manfaat peer to peer lending, serta ciri-ciri, modus, dan bahaya pinjol ilegal," ujarnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui daftar investasi ilegal dapat melihatnya di website OJK https://www.ojk.go.id/waspada-investasi/id/alert-portal/Pages/default.aspx  

Editor: Sarwani

Tags

Terkini

X