• Minggu, 4 Desember 2022

Menko Perekonomian Airlangga Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,2 Persen Sepanjang Tahun Ini

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 20:57 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto

 

Watyutink.com - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,2 persen sepanjang tahun ini dengan catatan sejumlah masalah diperbaiki.

“Kami optimistis target pertumbuhan ekonomi Indonesia 5,2 persen year on year bisa tercapai sepanjang 2022 dengan syarat Covid-19 masih terkendali, perbaikan sistem kesehatan dilanjutkan, respon fiskal, moneter, dan riil diperbaiki, dan reformasi struktural berlanjut menciptakan lapangan kerja, ” kata Airlangga dalam Konferensi Pers di Jakarta, Jumat (5/8/2022).

Airlangga juga menyatakan optimismenya pertumbuhan ekonomi Indonesia dapat melampaui 5 persen pada kuartal II dan kuartal III 2022 secara tahunan (year on year).

Baca Juga: BPS: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5,44 Persen di Triwulan II

Untuk mencapai pertumbuhan 5,2 persen pada tahun ini, Indonesia harus mengantisipasi beberapa tantangan seperti pandemi Covid-19, geopolitik, perubahan iklim, ketahanan energi, transmisi suku bunga acuan bank sentral negara maju kepada Indonesia, dan inflasi global agar konsumsi masyarakat tidak turun.

Saat ini kenaikan harga komoditas menjadi faktor pendorong untuk meningkatkan nilai ekspor pada kuartal III 2022, setelah mencatat kenaikan 19,74 persen year on year pada triwulan II 2022 atau menyumbang hingga 24,68 persen pada pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Untuk melanjutkan momentum pertumbuhan ekonomi, pemerintah akan mempercepat belanja pemerintah yang terkontraksi 5,24 persen year on year pada kuartal II 2022 agar perekonomian dapat tumbuh lebih tinggi pada kuartal III dan IV 2022.

Baca Juga: Menko Perekonomian Airlangga: BI Tak Perlu Terburu-buru Naikkan Suku Bunga Acuan

“Memang kita lihat dari siklus anggaran, penyaluran anggaran pemerintah pada kuartal I dan II biasanya lebih rendah. Ini berbeda dengan pada 2021 dimana belanja pemerintah kita genjot karena pertumbuhan kita juga untuk menjaga konsumsi masyarakat yang melemah saat COVID-19,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Sarwani

Tags

Terkini

X