• Minggu, 2 Oktober 2022

Mahfud MD Pastikan Irjen Ferdy Sambo Diperiksa Tak Hanya Soal Pelanggaran Etik

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 10:00 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD pastikan Irjen Ferdy Sambo juga diperiksa soal pelanggaran pidana  (Instagram @mohmahfudmd)
Menko Polhukam Mahfud MD pastikan Irjen Ferdy Sambo juga diperiksa soal pelanggaran pidana (Instagram @mohmahfudmd)

Watyutink.com - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD turut bersuara soa penahanan mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Mahfud memastikan pemeriksaan Ferdy Sambo di Markas Komando (Mako) Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat tidak hanya terkait pelanggaran etik dan profesional.

Saat memberikan pernyataan melalui akun Instagram pribadinya @mohmahfudmd, Sabtu 6 Agustus 2022, Mahfud memastikan pemeriksaan Ferdy Sambo juga akan mengarah pada pelanggaran pidana. Menurutnya pemeriksaan pelanggaran etik dan pidana bisa berjalan bersama.

"Ya, saya sudah mendapat info bahwa Irjen Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob dan Provos. Itu juga sudah tersiar di berbagai media," ujar Mahfud.

Penjelasan tersebut menurut Mahfud sekaligus menampik anggapan Ferdy Sambo hanya akan diproses terkait pelanggaran etik. Salah satunya perusakan kamera pengawas atau CCTV yang seharusnya bisa menjadi barang bukti guna mengungkap kematian Brigadir J.

"Pelanggaran etik diproses, pelanggaran pidana pun diproses secara sejajar," tutur Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mencontohkan kasus korupsi yang dilakukan Akil Mochtar. Mahfud menerangkan ketika Akil ditahan akibat terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pemeriksaan dilakukan secara bersamaan antara pelanggaran etik dan pidana.

Pemeriksaan pidana terhadap Akil yang saat itu menjabat Ketua MK dilakukan tanpa menunggu proses pelanggaran etik selesai. Mahfud menuturkan Akil diberhentikan dari jabatannya sebagai Hakim MK melalui sanksi etik. Tindakan tersebut menurutnya justru akan mempermudah pemeriksaan pidana karena Akil tidak lagi bisa ikut campur dalam proses pemeriksaan.

"Dia tidak bisa cawe-cawe di MK. Setelah sanksi etik dijatuhkan, barulah dijatuhi hukuman pidana. Pemeriksaan pidana itu lebih rumit sehingga lebih lama dari pemeriksaan pelanggaran etik," imbuh Mahfud.

Mantan politisi PKB ini pun meminta masyarakat tidak khawatir pemeriksaan Irjen Ferdy Sambo hanya terkait pelanggaran etik. Mahfud meyakinkan pemeriksaan pidana terkait meninggalnya Brigadir Yoshua Nopryansah Hutabarat atau Brigadir J juga akan dilakukan.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Kapolri Siap Hadapi Tantangan Ferdy Sambo di PTUN

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:30 WIB

Berkas Perkara Sudah P21, Ferdy Sambo segera Disidang

Kamis, 29 September 2022 | 09:00 WIB
X