• Minggu, 2 Oktober 2022

Jokowi: 300 Juta Orang di Dunia Kekurangan Pangan Akut dan Kelaparan

- Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:18 WIB
Presiden Joko Widodo menanam kelapa genjah bersama para petani di Desa Giriroto, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 11 Agustus 2022. (Laily Rachev)
Presiden Joko Widodo menanam kelapa genjah bersama para petani di Desa Giriroto, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Kamis, 11 Agustus 2022. (Laily Rachev)

Watyutink.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan sedikitnya 300 juta orang berada pada situasi kekurangan pangan akut dan kelaparan yang sudah mulai terjadi di beberapa negara.

Jika tidak ada solusi untuk mengatasi hal tersebut, bukan tidak mungkin jumlah orang yang mengalami kekurangan pangan akut dan kelaparan bisa bertambah hingga mencapai 800 juta orang.

Menurut Presiden Jokowi, dunia saat ini sedang dilanda krisis pangan. Banyak rakyat di dunia yang mengalami kekurangan pangan akut dan kelaparan sehingga harus diantisipasi dengan memanfaatkan lahan yang ada.

“Kita ingin lahan-lahan yang tidak produktif itu diproduktifkan. Urusan cabai, urusan ini yang seharusnya rumah tangga-rumah tangga di desa itu bisa menanam itu, di polybag atau di pekarangannya sehingga tidak ada yang namanya kita ini kekurangan cabai atau harga cabai naik drastis. Ini yang baru dikerjakan oleh Kementerian Pertanian,” ujar Presiden Jokowi dalam siaran pers di laman presidenri.go.id.

Baca Juga: Sama Seperti Bos Indofood, Mendag Zulkfili Hasan juga Bantah Harga Mi Instan Bakal Naik

Presiden Jokowi yang didampingi Ibu Iriana Joko Widodo mengatakan hal itu pada saat meninjau dan menanam bersama kelapa genjah dengan petani di Desa Giriroto, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (11/8/2022).

Turut hadir mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Bupati Boyolali Muhammad Said Hidayat.

Presiden Joko Widodo mendorong pemanfaatan lahan-lahan di pekarangan rumah untuk ditanami komoditas pangan seperti cabai.

Selain itu, Kepala Negara juga mendorong agar lahan-lahan yang tidak produktif bisa diproduktifkan dengan ditanami oleh berbagai komoditas pangan, misalnya kelapa genjah yang turut ditanam Presiden pada kesempatan tersebut. Kelapa genjah diketahui bisa diolah menjadi berbagai bahan pangan seperti gula semut hingga minuman segar.

Baca Juga: Pemerintah Optimistis Indonesia Masih Dilirik Investor Dunia. Ini Jumlah Investasi Masuk

Halaman:

Editor: Sarwani

Tags

Terkini

Kapolri Siap Hadapi Tantangan Ferdy Sambo di PTUN

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:30 WIB

Berkas Perkara Sudah P21, Ferdy Sambo segera Disidang

Kamis, 29 September 2022 | 09:00 WIB
X