• Minggu, 2 Oktober 2022

Irjen Ferdy Sambo Akui Rencanakan Pembunuhan Brigadir J bersama Bripka RR dan Bharada RE

- Jumat, 12 Agustus 2022 | 09:00 WIB
Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi bersama Kadiv Humas Irjen Dedi Prasetyo memberikan keterangan pers, Kamis 11 Agustus 2022 di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat  (Instagram @divisihumaspolri)
Dirtipidum Bareskrim Brigjen Andi Rian Djajadi bersama Kadiv Humas Irjen Dedi Prasetyo memberikan keterangan pers, Kamis 11 Agustus 2022 di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat (Instagram @divisihumaspolri)

Watyutink.com - Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo (FS) akhirnya mengakui telah merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir Yoshua Nopryansah Hutabarat atau Brigadir J. Ferdy mengaku tidak terima Brigadir J melukai harkat dan martabat istrinya, Putri Candrawathi (PC). Ferdy pun merencanakan pembunuhan bersama Bharada Richard Eliezer (RE) dan Bripka Ricky Rizal (RR).

Pengakuan tersebut disampaikan Dirtipidum Bareskril Polri, Brigjen Andi Rian Djajadi saat memberikan keterangan di Markas Komando Mako Brimob Kelapa Dua Depok Jawa Barat, Kamis 11 Agustus 2022.

"Oleh karena itu, kemudian tersangka FS memanggil tersangka RR dan tersangka RE untuk melakukan pembunuhan, untuk merencanakan pembunuhan terhadap almarhum Yosua," kata Andi.

Menurut Andi, Ferdy Sambo marah dan emosi mendapat laporan tentang perbuatan Brigadir J. Ferdy menyebut istrinya mengalami "tindakan yang melukai harkat dan martabat keluarga". Tindakan tersebut dilakukan saat berada di Magelang, Jawa Tengah.

"Dalam keterangan tersangka FS, mengatakan bahwa dirinya menjadi marah dan emosi setelah mendapat laporan dari istrinya, PC, yang telah mengalami tindakan yang menyerang harkat dan martabat terjadi di Magelang," kata Andi.

Namun mantan Dirkrimum Polda Sumatera Utara ini mengatakan keterangan tersebut baru sebatas pengakuan Ferdy Sambo saat menjalani pemeriksaan. Itulah sebabnya penyidik Tim Khusus (Timsus) akan terus melakukan pendalaman guna mencari kebenaran atas kasus yang menjadi sorotan publik ini.

"Ini pengakuan tersangka, kita tahu semua. Syukur tersangka ini ngomong, kalau tersangka enggak ngomong, enggak masalah. Kita Sudah punya alat bukti untuk dibawa ke persidangan," kata Andi.

Seperti diketahui Irjen Ferdy Sambo secara resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Yoshua. Pengumuman sebagai tersangka dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Selasa 9 Agustus 2022 sore di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Saat memberikan keterangan pers, Listyo menerangkan penetapan Ferdy Sambo (FS) sebagai tersangka dilakukan setelah Tim Khusus (Timsus) melakukan gelar perkara pada Selasa 9 Agustus 2022 pagi. Hasilnya Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka dalam peristiwa yang menyebabkan Brigadir J meninggal dunia.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Kapolri Siap Hadapi Tantangan Ferdy Sambo di PTUN

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:30 WIB

Berkas Perkara Sudah P21, Ferdy Sambo segera Disidang

Kamis, 29 September 2022 | 09:00 WIB
X