• Minggu, 2 Oktober 2022

Datangi Rumah Ferdy Sambo, Komnas HAM Sebut Tak Ada Indikasi Penganiayaan Brigadir J

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 09:00 WIB
Komisioner Komnas HAM Ulung Beka Hapsara (Twitter @Bekahapsara)
Komisioner Komnas HAM Ulung Beka Hapsara (Twitter @Bekahapsara)

Watyutink.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan tidak ada indikasi penganiayaan terhadap Brigadir Yoshua Nopryansah Hutabarat atau Brigadir J. Pernyataan tersebut disampaikan Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, setelah meninjau rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan Senin 15 Agustus 2022.

Beka menyebut berdasarkan keterangan yang didapatnya, indikasi penganiayaan sangat kecil. Brigadir Yoshua juga hanya mengalami luka tembak di tubuhnya. Ditambah dengan rangkaian peristiwa yang terjadi, Beka berkesimpulan Brigadir Yoshua tidak mengalami penyiksaan sebelum meninggal dunia.

"Indikasi penganiayaan atau penyiksaan tidak ada. Ya dari keterangan itu ya memang luka tembak aja," kata Beka.

Saat berbicara dengan awak media, Senin 15 Agustus 2022 di Gedung Komnas HAM, Jakarta Beka menerangkan pihaknya telah menganalisa beberapa keterangan. Selain itu juga melihat rekaman pada CCTV.

"Terkait dengan penganiayaan, jadi kami tidak menemukan indikasi terkait penganiayaan, jadi ini tentu saja didasarkan pada keterangan yang ada di Komnas plus dari soal rangka waktunya. Artinya dari CCTV ini itulah kemudian indikasi soal penyiksaan itu menjadi sangat kecil," ujarnya.

Meski demikian Beka mengatakan Komnas HAM belum sampai pada kesimpulan. Melainkan hanya berdasarkan kecocokan data, hasil uji balistik dan hasil autopsi pertama yang dilakukan pihak kepolisian.

"Indikasi penyiksaan itu nggak ada. Indikasi ya belum sampai pada kesimpulan, tapi kemudian dari balistik ya kami sudah dapat keterangan terkait dengan pelurunya, jumlahnya berapa, dan ini kan dicocokkan dengan senjata yang digunakan, peluru yang ditembakkan, sampai berapa luka yang ada di jenazah," ujarnya.

Beka menambahkan sampai saat ini Komnas HAM masih terus mendalam kasus yang menjadi sorotan publik ini. Terutama terkait siapa pelaku penembakan Brigadir Yoshua. Dari hasil pemeriksaan, pihak yang bertanggung jawab atas kematian Brigadir Yoshua adalah Irjen Ferdy Sambo.

"Kami masih dalami siapa saja yang melakukan penembakan, apa Richard sendiri atau dibantu yang lain atau ada yang memerintahkan kita sedang dalami," ucap Beka.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Kapolri Siap Hadapi Tantangan Ferdy Sambo di PTUN

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:30 WIB

Berkas Perkara Sudah P21, Ferdy Sambo segera Disidang

Kamis, 29 September 2022 | 09:00 WIB
X