• Minggu, 2 Oktober 2022

Tolak Beri Perlindungan, LPSK Sebut Istri Irjen Ferdy Sambo Alami Gangguan Jiwa

- Selasa, 16 Agustus 2022 | 10:30 WIB
Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi  (Tiktok @Revalipop)
Istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi (Tiktok @Revalipop)

Watyutink.com - Wakil Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK)  Susilaningtias mengunkap temuan baru terkait istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi. Susilaningtias menyebut Putri menunjukkan tanda-tanda mengalami gangguan kejiwaan. Hal itu diketahui setelah dilakukan pemeriksaan medis, termasuk psikiatri dan psikologis pada Selasa 9 Agustus 2022.

"Dari hasil pemeriksaan dan observasi didapatkan kumpulan tanda dan gejala masalah kesehatan jiwa," kata wanita yang biasa disapa Susi ini saat konferensi pers di kantor LPSK, di Ciracas, Jakarta Timur, Senin 15 Agustus 2022.

Hasil pemeriksaan menurut Susi menunjukkan Putri tidak cukup memadai untuk memberikan keterangan. Kondisi psikogis membuat Putri tidak berkompeten untuk menjalani pemeriksaan lantaran pernyataannya terkait peristiwa pembunuhan Brigadir Yoshua tidak bisa dipercaya.

"Pertama tidak memiliki kompetensi psikologis yang cukup memadai untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan keterangan, termasuk kepada LPSK," ucap Susi.

Putri juga didapat diperiksa dalam kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir Yoshua. Kondisi psikologis yang tidak memadai menyebabkan LPSK tidak mendapat keterangan apa pun dari Putri.

"Terindikasi memiliki masalah psikologis yang belum dapat dikaitkan sebagai terduga korban kekerasan seksual dan terduga saksi percobaan pembunuhan," ujarnya.

Hal berikutnya yang disampaikan Susi, LPSK tidak menemukan risiko keberbahayaan yang bisa menjadi ancaman terhadap istri Irjen Ferdy Sambo itu. Hal ini terkait dengan laporan dugaan kekerasan seksual oleh Brigadir Yoshua terhadap Putri. Namun LPSK tetap melihat ada potensi bahaya bagi diri sendiri sebagai akibat kondisi psikologis Putri yang diliputi kecemasan dan depresi.

"Akan tetap ditemukan potensi keberbahayaan terhadap diri sendiri yang ditandai dengan kondisi psikologis menjadi disertai kecemasan dan depresi," imbuh Susi.

Potensi keberbahayaan menurut Susi justru ada dari pihak luar. Tayangan media serta proses hukum yang harus dijalani bisa memunculkan kekerasan sekunder yang berbahaya bagi Putri.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Kapolri Siap Hadapi Tantangan Ferdy Sambo di PTUN

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:30 WIB

Berkas Perkara Sudah P21, Ferdy Sambo segera Disidang

Kamis, 29 September 2022 | 09:00 WIB
X