• Minggu, 2 Oktober 2022

Pastikan Harga Pertalite Naik, Luhut Sebut Jokowi Bakal Umumkan Pekan Depan

- Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:00 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan  (Biro Pers Sekretariat Presiden )
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Biro Pers Sekretariat Presiden )

Watyutink.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan segera mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Luhut menyebut kemungkinan pekan depan harga resmi Pertalite dan Solar akan diumumkan.

Luhut menuturkan pengumuman akan disampaikan secepatnya agar masyarakat bisa segera bersiap menghadapi kenaikan Pertalite dan Solar. Saat memberikan kuliah umum di hadapan para mahasiswa dan staf pengajar Universitas Hasanuddin, Makassar, dengan tema 'Visi Maritim 2045', Luhut menegaskan pemerintah tidak mungkin menambah subsidi BBM lantaran sangat memberatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Mungkin minggu depan Presiden Jokowi akan mengumumkan mengenai kenaikan harga ini," kata Luhut saat memberikan sambutan secara virtual, Jumat 19 Agustus 2022.

Mantan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) ini menerangkan Presiden Jokowi sebelumnya sudah mengisyaratkan akan adanya kenaikam harga BBM. Luhut menyebut harga BBM di tanah air saat ini tidak bisa terus dipertahankan. Pasalnya harga BBM di Indonesia adalah yang termurah di dunia.

"Jadi Presiden Jokowi sendiri sudah mengindikasikan bahwa tidak mungkin kita pertahankan (harga BBM subsidi) demikian, karena harga BBM kita termurah sekawasan dan itu adalah beban untuk APBN," ujarnya.

Luhut menggunakan menaikkan harga BBM adalah pilihan sulit bagi pemerintah. Pasalnya keputusan tersebut dipastikan memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Selain kenaikan harga BBM bakal mendongkrak inflasi dan menurunkan daya beli masyarakat. Imbasnya bakal melamahkan perekonomian nasional.

Meski demikian Luhut menegaskan pemerintah tetap akan menaikkan harga BBM bersubsidi. Jika tidak dinaikkan, Luhut menuturkan bakal memberatkan keuangan negara. Mantan Menko Polhukam ini menyatakan subsidi BBM saat ini sudah sebesar Rp502 triliun. Jumlah itu menurut Luhut tidak mungkin dipertahankan.

"Jadi (subsidi energi mencapai Rp 502 triliun) itu tidak bisa kita pertahankan lagi," ujarnya.

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Kapolri Siap Hadapi Tantangan Ferdy Sambo di PTUN

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:30 WIB

Berkas Perkara Sudah P21, Ferdy Sambo segera Disidang

Kamis, 29 September 2022 | 09:00 WIB
X