• Rabu, 30 November 2022

Semua Daerah Masuk Level 1, PPKM Jawa-Bali Diperpanjang Sampai 29 Agustus 2022

- Sabtu, 20 Agustus 2022 | 10:30 WIB
Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA (kemendagri.go.id)
Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA (kemendagri.go.id)

Watyutink.com - Pemerintah kembali memperpanjang pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali. Meski semua daerah di kedua pulau itu berstatus Level 1, pemerintah tetap memberlakukan aturan yang digunakan untuk mengatasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

Berdasarkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 40 Tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Pada Kondisi Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, PPKM diperpanjang hingga 29 Agustus 2022.

Dirjen Bina Administrasi Wilayah (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal Zakaria Ali menjelaskan pandemi Covid-19 saat ini relatif sudah terkendali. Terutama jika dibandingkan dengan saat puncak penularan Covid-19 varian Delta dan Omicron beberapa saat lalu.

Meski demikian menurut Safrizal, pemerintah menilai PPKM masih harus dilaksanakan. Saat memberikan keterangan, Selasa 16 Agustus 2022, mantan Pejabat (Pj) Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) ini menyebut hal itu agar semua pihak tetap waspada terhadap penularan Covid-19.

Keputusan memperpanjang PPKM juga setelah memperhatikan masukan dari para pakar serta mempertimbangkan kondisi di lapangan. Hasil sero survey menunjukkan mayoritas masyarakat sudah memiliki antibodi hasil dari vaksinasi Covid-19 lengkap atau 2 tahap. Safrizal juga mengibau masyarakat melakukan vaksinasi tahap 3 atau booster guna semakin memperkuat kekebalan tubuh atau imunitas.

Saat ini vaksinasi booster baru menjangkau 23 persen penduduk. Pemerintah menargetkan vaksinasi booster bisa mencapai 50 persen dari total penduduk di tiap provinsi. Itulah sebabnya menurut Safrizal akselerasi program vaksinasi booster harus lebih ditingkatkan.

"Kami terus menyampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan di daerah baik dari pemerintah, TNI/POLRI, ataupun pihak-pihak lainnya untuk terus menjalin kerja sama baik dalam meningkatkan capaian vaksinasi khususnya untuk dosis booster agar efektif meningkatkan kembali kekebalan masyarakat yang mulai menurun," ujar Safrizal.

Sedangkan untuk wilayah di luar Jawa-Bali, PPKM diperpanjang hingga 5 September 2022. Hal ini seperti tertuang dalam Inmendagri Nomor 39 Tahun 2022. Safrizal meminta para kepala daerah semakin menggalakkan pelaksanaan vaksinasi, terutama untuk dosis ketiga atau booster.

"Diminta kepada para kepala daerah untuk terus melakukan dukungan percepatan pelaksanaan booster secara proaktif, terfokus, dan terkoordinir sebagai wujud aksi preventif terhadap varian baru yang muncul," ucapnya.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X