• Rabu, 30 November 2022

Sarankan Suami Poligami untuk Atasi Penularan HIV/AIDS, Wagub Jawa Barat Minta Maaf

- Kamis, 1 September 2022 | 16:00 WIB
Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (Instagram @ruzhanul)
Wagub Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (Instagram @ruzhanul)

Watyutink.com – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum meminta maaf terkait pernyataanya yang menyarankan para suami melakukan poligami guna menekan kasus HIV/AIDS. Uu mengakui pernyataannya telah menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

"Saya, kalau memang ada hal yang disampaikan oleh saya, tidak sependapat dengan masyarakat banyak, ya saya permohonan maaf. Tentang statement saya dalam sebuah wawancara seperti itu," kata Uu .

Saat memberikan keterangan di Bandung, Jawa Barat, Rabu 31 Agustus 2022, Uu mengatakan pernyataan yang disampaikannya adalah pendapat pribadi dan bukan mewakili Pemprov Jawa Barat. Jika ternyata ada pihak-pihak yang merasa tersinggung atau tidak sependapat dengannya, Uu menyampaikan permohonan maaf.

"Seandainya ada yang tersinggung dengan pendapat saya, saya sebagai wagub menyampaikan permohonan maaf. Dan saya bicara bukan atas nama pemerintah, tapi atas nama pribadi saya. Jadi, kalaupun ada hal-hal yang tidak sependapat dengan saya, ya itu menurut kami hal-hal yang biasa dalam kehidupan ini. Tidak usah semua sependapat, tapi sekalipun pribadi tidak sependapat, ya saya permohonan maaf," ujarnya.

Uu menambahkan pernyataanya sejatinya menguatkan pernyataan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tentang program Pemprov Jawa Barat guna menurunkan jumlah kasus HIV/AIDS yang beberapa saat terakhir tengah menjadi sorotan. Ia mengakui terjadi silang pendapat dengan Ridwan Kamil terkait solusi penanganan HIV/AIDS di wilayah Jawa Barat.

"Kemudian, pak gubernur menyampaikan tentang itu (program pemerintah tentang penanganan HIV/AIDS), jelas saya juga menguatkan," ujar politisi PPP ini.

Sebelumnya saat berbicara Selasa, 30 Agustus 2022, Uu menyebut poligami bisa menjadi solusi guna menangani penularan virus HIV/AIDS. Mantan Bupati Tasikmalaya ini ini menerangkan ada 3 hal yang menjadi kunci penanganan penyakit yang masih belum ada obatnya itu. Ketiganya adalah penguatan keimanan terhadap Allah SWT, memberikan penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya HIV/AIDS, serta pendidikan seks kepada masyarakat.

Uu menuturkan, 3 poin tersebut sesuai dengan pernyataan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. Ia pun menambahkan poin ke-4 sebagai langkah menangani HIV/AIDS, yakni menganjurkan para suami melakukan poligami atau menikah dengan lebih dari satu istri.

"Poin 1, 2, 3 kan menguatkan perkataan pak gubernur, cuma ditambihan (ide menikah dan poligami)," ucapnya.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X