• Minggu, 25 September 2022

Anies Baswedan Diperiksa Soal Formula E Rabu 7 September, KPK: Agar Semua Jadi Terang

- Selasa, 6 September 2022 | 12:00 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan  (Instagram @aniesbaswedan)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Instagram @aniesbaswedan)

Watyutink.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dijadwalkan bakal menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu 7 September 2022. Anies dipanggil KPK guna dimintai keterangan terkait penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E pada Sabtu 4 Juni 2022 lalu.

Saat memberikan keterangan, Senin 5 September 2022, Anies membenarkan panggilan yang disampaikan melalui surat tersebut. Anies mengaku sudah menerima surat panggilan dan memastikan bakal memenuhinya. Ia menambahkan bakal menjawab dan menjelaskan secara rinci semua hal yang ditanyakan KPK terkait penyelenggaraan balapan Jakarta E-Prix 2022 di Sirkuit Ancol, Jakara Utara itu.   

"Iya betul saya menerima surat pemanggilan untuk dimintai keterangan oleh KPK pada hari Rabu tanggal 7 September pagi. Insyaallah saya akan datang dan akan membantu untuk bisa menyatu semua menjadi jelas. Hanya memberi keterangan. Terkait Formula E,"ujar Anies usai acara seremonial pemotongan mandiri kabel udara di kawasan Mampang, Jakarta Selatan.

Sebelumnya  Formula E Deputi Bidang Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto mengatakan pihaknya terus melakukan penyelidikan atas dugaan adanya tindak pidana korupsi pada penyelenggaraan balap mobil listrik Formula E. Saat memberikan keterangan, Rabu 3 Agustus 2022, Karyoto menjelaskan pihaknya telah memiliki sejumlah alat bukti.  

"Saya akan konsisten, Formula E masih lidik," kata Karyoto.

Meski demikian penyidik KPK akan terus mengumpulkan alat bukti yang lain. Nantinya semua alat bukti yang dimiliki akan dianalisis guna menentukan apakah memang ada tindak pidana korupsi dalam penyelenggaraan acara yang sempat mendapat perhatian dunia itu.

Itulah sebabnya Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK, Ali Fikri menyatakan tidak biasa menyampaikan perkembangan penyelidikan Fomula E. Termasuk apakah akan ada pihak yang harus bertanggungjawab secara hukum terkait Formula E.

"Kemudian alat bukti lain yang telah kami miliki saat ini dianalisis dan kemudian apakah dapat disimpulkan peristiwa pidana korupsi dan ada orang yang bisa dipertanggungjawabkan secara hukum, tentu arahnya kami ke sana. Saat ini belum bisa kami sampaikan secara lengkap nanti perkembangannya pasti kami sampaikan," ujar Ali Fikri.

Saat memberikan keterangan Selasa 9 September 2022, Ali menerangkan KPK menyelidiki dugaan korupsi penyelenggaraan balap Formula E setelah menerima laporan masyarakat. Bukti-bukti dikumpulkan dalam rangka mencari ada atau tidaknya unsur pidana. Itulah sebabnya KPK menurut Ali, akan memanggil siapa pun yang dinilai mempunya informasi terkait Formula E.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Banding Ditolak, Ferdy Sambo Siapkan Langkah Hukum

Selasa, 20 September 2022 | 10:30 WIB
X