• Minggu, 25 September 2022

Jabatan Luhut Kembali Bertambah, Jokowi Tugaskan Pimpin Tim Koordinasi Kawasan Industri Batang

- Senin, 12 September 2022 | 13:00 WIB
Menko Marves Luhut Pandjaitan (Instagram @luhut.pandjaitan)
Menko Marves Luhut Pandjaitan (Instagram @luhut.pandjaitan)

Watyutink.com – Jabatan yang disandang Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan kembali bertambah. Hal ini setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menugaskan Luhut memimpin Tim Koordinasi Kawasan Industri Batang, Jawa Tengah. Namun kali ini Luhut bukan ditunjuk sebagai pimpinan melainkan menjadi Wakil Ketua. Sedangkan sebagai Ketua Tim Koordinasi Kawasan Industri Batang, Jokowi menunjuk Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Penunjukan Airlangga dan Luhut tertuang dalam Peratutan Presiden (Prepres) Nomor 106 Tahun 2022 tentang Percepatan Investasi Melalui Pengembangan Kawsasan Industri Terpadu Batang di Provinsi Jawa Tengah. Pada Pasal 4 Perpres 106/2022 disebutkan bahwa Tim Koodinasi yang dipimpin Airlangga-Luhut bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

"Tim koordinasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) bertanggung jawab kepada presiden," demikian bunyi Perpres 4/2022.

Dalam aturan yang diteken Jokowi pada Rabu 31 Agustus 2022, terdapat 7 tugas pokok Tim Koordinasi Kawasan Industri Batang. Salah satunya dalah memberikan pengarahan untuk mencabut peaturan yang tidak mendukung atau menghambat percepatan pembangunan.

Selain Airlangga dan Luhut, Tim Koordinasi juga diisi sejumlah menteri sebagai anggota. Para menteri tersebut adalah, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimuljono, dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Dalam aturan tersbut Jokowi juga memberikan aturan secara rinci. Menteri Keuangan Sri Mulyani mendapat tugas memberikan tambahan penyertaan modal negara kepada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sesuai aturan yang ada. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang diperintahkan menetapkan rencana induk kawasan industri atau masterplan.

Sedangkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bertugas memastikan terbangunnya dry port dan prasarana kereta api untuk pengembangan Kawasan Industri Terpadu Batang. Jokowi meminta Kawasan Industri Terpadu Batang terkoneksi dengan Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Jokowi juga menugaskan tiga BUMN untuk mengembangkan Kawasan Industri Terpadu Batang. Ketiga BUMN tersebut adalah PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Kawasan Industri Wijayakusuma (PTKIW), PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX. Ketiganya menjadi konsorsium pendiri PT Kawasan Industri Terpadu Batang.

Pasal 27 Perpres 4/2022 mengatakan, "Konsorsium BUMN dan/atau perusahaan patungan menyampaikan laporan pelaksanaan pembangunan dan pengelolaan Kawasan Industri Terpadu Batang paling sedikit satu tahun sekali dan sewaktuwaktu apabila diperlukan kepada Tim Koordinasi."

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Banding Ditolak, Ferdy Sambo Siapkan Langkah Hukum

Selasa, 20 September 2022 | 10:30 WIB
X