• Minggu, 25 September 2022

Divonis 7 Bulan 15 Hari, Edy Mulyadi 'Jin Buang Anak’ Langsung Bebas

- Senin, 12 September 2022 | 14:00 WIB
Edy Mulyadi  (Instagram @edy.mulyadi.963)
Edy Mulyadi (Instagram @edy.mulyadi.963)

Watyutink.com – Jurnalis Edy Mulyadi akhirnya bakal segera menghirup udara bebas. Hal ini setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman penjara selama 7 bulan 15 hari dalam kasus pernyataan “tempat jin buang anak.” Vonis terebut sama dengan lamanya Edy mendekam di tahanan sejak ditangkap. Lantaran vonis tersebut dipotong masa penahanan, Edy pun bisa segera bebas.

Hakim Ketua, Adeng AK dalam putusa yang dibacakan pada Senin 12 September 2022 menyatakan Edy bersalah menyiarkan kabar yang tidak pasti terkait dengan pernyatannya yang menyebut Kalimantan sebagai “tempat jin buang anak.” Akibat kabar yang tidak pasti dan tidak lengkap itu, menurut Hakim, memicu keonaran di masyarakat yang tidak mengerti dengan pernyataan Edy itu.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa yakni 7 bulan 15 hari" ujar Adeng.

Edy dinyatakan telah melanggar Pasal 15 Undang-Undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana. Dalam putusannya hakim memerintahkan Edy segera dikeluarkan dari tahanan.

"Memerintahkan terdakwa segera dikeluarkan dari tahanan," kata hakim.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), yakni hukuman penjara selama 4 tahun. Jaksa menilai Edy Mulyadi bersalah dengan menyebarkan berita bohong yang menimbulkan keonaran.

“Menuntut supaya majelis menjatuhakn pidana terhadap terdakwa yakni 4 tahun penjara,” ujar Jaksa dalam persidangan di PN Jakarta Pusat, Kamis 1 September 2022.

Hal yang memberatkan menurut Jaksa adalah Edy secara konsisten terus-menerus membuat konten di kanal YouTubenya yang memuat berita bohong. Edy juga tidak menunjukkan rasa menyesal dan mengakui kesalahannya. Terlebih akun YouTube milik Edy bisa diakses masyarakat secara bebas.

"Hal-hal yang memberatkan, perbuatan terdakwa secara konsisten membuat konten terus-menerus tanpa rasa menyesal dan dengan sengaja menerbitkan berita dan kata-kata bohong, dalam video-video YouTube miliknya yang ditujukan kepada masyarakat banyak, dan kepada siapa saja dapat mengakses dan menonton video terdakwa tersebut," kata jaksa.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Banding Ditolak, Ferdy Sambo Siapkan Langkah Hukum

Selasa, 20 September 2022 | 10:30 WIB
X