• Minggu, 25 September 2022

Listrik 450 VA Dihapus, Masyarakat Harus Tambah Daya jadi 900 VA, DPR: Gratis

- Rabu, 14 September 2022 | 16:00 WIB
Ilustrasi meteran listrik
Ilustrasi meteran listrik

Watyutink.com – Pemerintah mengumumkan bakal segera menghapus penggunaan listrik dengan daya 450 Volt Amphere (VA). Nantinya pelanggan listrik 450 VA yang umumnya adalah masyarakat miskin akan dialihkan menggunakan daya 900 VA. Sedangkan untuk pelanggan yang menggunakan daya 900 VA akan dialihkan menggunakan 1.200 VA.

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah saat memberikan keterangan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta usai  Rapat Panitia Kerja (Panja) dengan Kementerian Keuangan tentang RUU APBN 2023, Senin 12 September 2022, mengatakan pihaknya sudah mencapai kesepakatan dengan pemerintah soal penghapusan listrik dengan daya 450 VA. Said menuturkan kenikan daya ini tidak ada kaitanya dengan rencana pemerintah menggalakkan pemakain kompor listrik sebagai pengganti gas Elpiji.

"Salah satu kebijakan yang diambil menaikan 450 VA ke 900 VA untuk rumah tangga miskin dan 900 VA ke 1.200 VA tanpa dikaitkan dengan kompor listrik. Kita sepakat dengan pemerintah," kata Said Abdullah.

Politisi PDIP ini menjelaskan saat ini PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengalami over suplai listrik mencapai 6 Giga Watt (GW). Padahal tahun depan bakal ada pembangkit listrik baru yang beroperasi. Hal ini menyebabkan over suplai listrik tahun depan diperkirakan bakal menjadi 7,4 GW atau bertambah 1,4 GW dari sekarang.

Said menerangkan saat ini pemerintah sedang menambah produksi listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT). Jika listrik dari EBT sudah benar-benar masuk, pada 2030 PLN akan over supli listrik mencapai 41 GW. Padahal untuk 1 GW listrik pemerintah harus membayar hingga Rp3 triliun. Itulah sebabnya tutur Said, pemerintah perlu mengambil keputusan tersebut agar over suplai listrik bisa berkurang.

"Bisa dibayangkan kalau 1 GW itu karena memang take or pay, harus bayar Rp 3 triliun. Maka menurut hemat saya kenapa kita gak ambil keputusan hari ini dalam sisi kebijakan, yang pertama ini legasi kita bersama. Bagi orang miskin, rentan miskin, yang di bawah garis kemiskinan itu tidak boleh lagi ada 450 VA," ujar Said.

Politisi asal Kabupaten Sumenep, Jawa Timur ini menilai penggunaa listrik dengan daya 450 VA saat ini sudah ketinggal jaman. Ia pun memastikan perubahan daya dari 450 VA menjadi 900 VA tidak akan membuat masyarakat harus mengeluarkan biaya tambahan. Said menyebut PLN hanya perlu mengotak-atik meteran listrik saja.

"Sehingga tidak perlu biaya," tutur Said.

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Banding Ditolak, Ferdy Sambo Siapkan Langkah Hukum

Selasa, 20 September 2022 | 10:30 WIB
X