• Minggu, 25 September 2022

Jokowi Bakal Dampingi Prabowo di Pilpres, Gerindra: Mungkin Saja

- Kamis, 15 September 2022 | 10:00 WIB
Politisi Partai Gerindra Habiburokhman  (dpr.go.id)
Politisi Partai Gerindra Habiburokhman (dpr.go.id)

Watyutink.com - Semakin dekatnya jadwal pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mulai memancing berbagai pihak melakukan utak-atik pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres). Salah satu isu yang mengemuka dalam beberapa hari terakhir adalah kemungkinan tampilnya Joko Widodo (Jokowi) sebagai Calon Wakil Presiden (Cawapres).

Santer diberitakan Jokowi yang saat ini menjabat Presiden RI bakal kembali maju sebagai Cawapres mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Politisi Partai Gerindra Habiburokhman menyebut segala kemungkinan bisa saja terjadi. Termasuk Jokowi akan mendampingi Prabowo di Pilpres 2024. Habiburokhman menerangkan Parti Gerindra sudah memutuskan bakal mengusung Prabowo Subianto sebagai Capres 2024.

"Ya kalau kemungkinan, ya ada saja (presiden maju sebagai cawapres)," kata Habiburokhman.

Saat memberikan keterangan di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 14 September 2022 anggota Komisi III DPR RI itu menyatakan partianya sampai saat ini belum menentukan siapa Cawapres yang akan mendampingi Prabowo. Kewenangan untuk menentukan Cawapres menurut Habiburokhman berada di tangan Prabowo.

"Kewenangannya ada di Pak Prabowo kalau Partai Gerindra. (Cawapres) sedang dalam proses, pada saatnya akan diumumkan," ujar Habiburokhman.

Politisi asal Lampung ini menambahkan sampai saat ini belum ada aturan yang melarang presiden yang sudah menjabat selama 2 periode maju sebagai Cawapres. Hal itu menurutnya dipertegas dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK). Sehingga terbuka peluang bagi Jokowi maju sebagai Cawapres.

"Kalau secara konstitusi memungkinkan," kata Habiburokhman.

Politisi PDIP Bambang Wuryanto (dpr.go.id)


Sebelumnya, Ketua Badan Pemenangan Pemilihan Umum (Bappilu) PDIP Bambang Wuryanto menyatakan Jokowi bisa menjadi Cawapres pada 2024. Asalkan diusung oleh partai atau gabungan partai politik (parpol).
Pria yang biasa disapa Bambang Pacul ini menyebut secara aturan undang-undang hal itu dimungkinkan.

“Kalau undang-undangnya begitu bahkan kalimatnya sangat bisa, ya sangat bisa. Kalau Pak Jokowi mau jadi wapres ya sangat bisa tetapi syaratnya diajukan oleh parpol atau gabungan parpol,” ujar Bambang.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Banding Ditolak, Ferdy Sambo Siapkan Langkah Hukum

Selasa, 20 September 2022 | 10:30 WIB
X