• Minggu, 2 Oktober 2022

Mahfud MD Sebut Pemerintah Sudah Tahu Identitas Hacker Bjorka

- Kamis, 15 September 2022 | 09:00 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD (Instagram @mohmahfudmd)
Menko Polhukam Mahfud MD (Instagram @mohmahfudmd)

 

Watyutink.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengklaim pemerintah sudah mengetahii identitas peretas atau hacker Bjorka. Mahfud menyebut Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) sudah mengidentifikasi siapa sebenarnya hacker yang menghebohkan publik dalam beberapa waktu terakhir itu.

Saat menggelar konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Rabu 14 September 2022, Mahfud menyatakan pihaknya tengah melakukan terkait keberadaan hacker Bjorka. Namun Mahfud enggan menyebutkan secara jelas identitas Bjorka.

“Kita terus menyelidiki, karena sampai sekarang ini memang gambaran-gambaran pelakunya sudah teridentifikasi dengan baik oleh BIN dan Polri, tetapi belum bisa diumumkan. Gambaran-gambaran siapa dan di mananya itu kita sudah punya alat untuk melacak itu semua," ujar Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini menambahkan pemerintah juga telah membentuk satuan tugas (Satgas) terkait kebocoran data. Ada 2 hal yang menurut Mahfud mendasari pemerintah membentuk Satgas, pertama agar lebih hati-hati dalam mengelola data rahasia negara.

“Kita membuat Satgas untuk lebih berhati-hati karena dua hal, karena peristiwa ini mengingatkan kita agar kita memang membangun sistem yang lebih canggih,” ujarnya.

Kedua, sebagai respons terhadap rencana pemerintah membuat Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi yang saat ini telah disahkan DPR di tingkat satu.

“Lalu yang kedua, dalam sebulan ke depan, kira-kira itu akan ada pengundangan, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, yang sudah disahkan di DPR di tingkat 1,” tambah Mahfud.

Artinya, Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi tinggal menunggu pengesahan setelah dibahas di rapat paripurna. Setelah itu menurut Mahfud tidak ada lagi pembahasan substansi.

Mantan politisi PKB ini menerangkan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi juga mengamanatkan adanya satu tim yang fokus menangani keamanan data masyarakat Indonesia. Hal itu menjadi peluang dan pengingat agar semua pihak lebih berhati-hati.

“Itu memang juga memuat arahan agar ada satu tim yang bekerja untuk keamanan siber dan untuk masyarakat Indonesia yang data-data, yang sifatnya rahasia sampai sekarang belum ada (yang bocor), sampai detik ini. Tapi kita akan menjadikan ini sebagai peluang kita, sebagai pengingat kepada kita semua untuk sama-sama berhati-hati,”pungkas Mahfud MD.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

Kapolri Siap Hadapi Tantangan Ferdy Sambo di PTUN

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 13:30 WIB

Berkas Perkara Sudah P21, Ferdy Sambo segera Disidang

Kamis, 29 September 2022 | 09:00 WIB
X