• Rabu, 30 November 2022

Anggota DPR Sebut Kompor Listrik Tidak Cocok untuk Masakan Indonesia

- Sabtu, 24 September 2022 | 12:00 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI Mulan Jameela (Instagram @mulanjameela1)
Anggota Komisi VII DPR RI Mulan Jameela (Instagram @mulanjameela1)

Watyutink.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Mulan Jameela ikut berkomentar soal rencana pemerintah mengganti gas Elpiji 3 kilogram (kg) dengan kompor listrik 1.000 watt. Mulan mengatakan kompor listrik tidak cocok digunakan memasak masakan Indonesia. Kompor listrik menurutnya lebih tepat digunakan untuk membuat masakan ala Eropa.

Saa berbicara  melalui kanal YouTube Komisi VII DPR RI, Jumat 23 September 2022, istri musisi Ahmad Dhani ini menuturkan, hal itu berdasarkan pengalamannya sendiri. Mulan menerangkan, meskipun mempunyai kompor listrik dirinya tidak bisa benar-benar meninggalkan kompor gas Elpiji. Kompor listrik miliknya hanya digunakan sekala-sekali saja.

Itulah sebabnya Mulan meminta pemerintah mengkaji kembali rencana mengganti atau konversi gas Elpiji menjadi kompor listrik. Ia menyarankan pemerintah tidak buru-buru membuat kebijakan terkait konversi gas Elpiji dengan kompor listrik.

"Ini saya jujur ya, kapasitas saya sebagai anggota dewan dan sebagai emak-emak. Kami di rumah saja punya kompor listrik tetap tak bisa lepas dari yang gas karena masakan Indonesia ya beda bukan masakan orang bule yang pancinya ya seukuran begitu saja," ucap Mulan,

Anggota Komisi VII DPR RI ini juga menilai kompor listrik tidak cocok bagi masyarakat atau pelanggan PLN dengan daya listrik 450 Volt Ampere (VA). Pasalnya kompor listrik membutuhkan daya hingga 1.000 watt. Dikhawatirkan tagihan listrik masyarakat bakal melonjak karena menggunakan kompor listrik.

"Masyarakat yang kekurangan daya listriknya kan 450 VA, ini kebutuhannya 1.200-1.800 watt," jelas Mulan.

Sebelumnya Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Dadan Kusdiana memastikan uji coba akan dilaksanakan pada tahun ini. Terdapat 3 kota yang akan menjadi lokasi uji coba, yakni Denpasar, Solo dan satu kota di Sumatera. Dadan menegaskan kompor listrik akan diberikan ke masyarakat secara gratis.

"Iya gratis lah, kan namanya masih uji coba ini. Dan juga nanti pas implementasikan pasti gratis. Dulu juga kan gratis waktu bagi LPG dengan kompornya. Kira-kira kita juga akan mirip seperti itu," kata Dadan.

Saat memberikan keterangan Senin 19 September 2022, Dadan menerangkan  proses uji coba ini juga untuk melihat kapasitas kompor yang tepat. Sehingga masyarakat bisa memasak dengan lebih nyaman.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X