• Rabu, 30 November 2022

Berkas Perkara Sudah P21, Ferdy Sambo segera Disidang

- Kamis, 29 September 2022 | 09:00 WIB
Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi segera menjalani persidangan kasus dugaan pembunuhan Brigadir Yoshua
Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi segera menjalani persidangan kasus dugaan pembunuhan Brigadir Yoshua

Watyutink.com - Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dipastikan bakal segera menjalani persidangan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yoshua Nopryansah Hutabarat. Pasalnya berkas kasus tersebut sudah dinyatakan lengkap atau P21. Hal itu disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Fadil Zumhana sat memberikan konferensi pers Rabu 28 September 2022.

"Kasus perkara kasus pembunuhan berencana dinyatakan lengkap terkait kasus pembunuhan berencana," kata Fadil  di Gedung Jampidum Kejagung, Jakarta Selatan.

Selain perkara dugaan pembunuhan berencana, berkas kasus obstruction of justice atau merintangi penyelidikan juga sudah P21. Fadil menyebut penyidik telah memenuhi syarat-syarat formil dan materil. Terdapat 7 berkas perkara dalam kasus tersebut.

"Berdasarkan Direktur Keamanan Negara dan tindak pidana umum lainnya berkas perkara sudah dinyatakan lengkap atau P21. Penyidik menyerahkan ke jaksa untuk disidangkan," tutur Fadil.

Barang bukti dan tersangka akan segera dilimpahkan oleh penyidik ke Kejaksaan. Sehingga kasus tersebut bisa segera meningkat ke tahap selanjutnya.

Fadil menerangkan ada 2 dakwaan yang digabungkan dengan tersangka Ferdy Sambo. Keduanya adalah dakwaan dugaan pembunuhan berencana dan obstruction of justice atau menghalang-halangi proses penyidikan kasus pembunuhan itu.

Dalam perkara dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yoshua, sebanyak 5 orang dijadikan sebagai tersangka, yakni Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Kuat Maruf, Richard Eliezer dan Ricky Rizal. Kelima tersangka dijerat dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup atau 20 tahun perjara.

Sedangkan dalam perkara obstruction of justice penyidik menetapkan 7 tersangka, yakni Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman Arifin, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto.

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X