• Selasa, 31 Januari 2023

Ketua MPR Sebut 79 Persen Orang Indonesia Siap Angkat Senjata Bela Tanah Air

- Kamis, 29 September 2022 | 15:00 WIB
Ketua MPR Bambang Soesetya, Menko Polhukam Mahfud MD dan Ketua GBN Erros Djarot saat melihat pameran lukiasan Bhineka Culture Festival  (watyutink.com/yusuf rinaldy )
Ketua MPR Bambang Soesetya, Menko Polhukam Mahfud MD dan Ketua GBN Erros Djarot saat melihat pameran lukiasan Bhineka Culture Festival (watyutink.com/yusuf rinaldy )

“Kita dipisah oleh 3 zona waktu. Kita 77 tahun merdeka tetap besatu padu padahal suku ras dan bahasa kita cukup banyak tapi tetap bersatu,” tuturnya.

Menurut Bamsoet, bangsa Indonesia patut bangga. Pasalnya jika dibandingkan Uni Soviet yang pecah menjadi 15 negara setelah 74 tahun berdiri. Hal yang sama dengan Yugoslavia yang setelah 70 tahun berdiri akhirnya pecah menjadi 15 negara.  

“Kita beruntung setelah 77 tahun hanya Timor Timur yang lepas,” ujarnya.

Kebersamaan ujar Bamsoet diikat oleh Pancasila dan budaya kita. Itulah sebabnya Bamsoet menegaskan mendukung apa yang dilakukan Erros Djarot dengan terus mengingatkan perlunya bangsa Indonesia berbudaya.

“Kita perlu mendukung apa yang dilakukan oleh Mas Erros untuk terus mengingatkan kita adalah bangsa Indonesia yang berbudaya. Dan kita harus terus pertahankan budaya kita,”pungkas Bamsoet.

Sementara itu Ketua Umum DPP GBN Erros Djarot mengatakan maksud dan tujuan diselenggarakannya Bhinneka Culture Festival adalah untuk memperkuat nilai-nilai kebhinnekaan, kebangsaan, dan nasionalisme Indonesia.

Tujuan yang lain adalah untuk mendorong semangat gotong-royong dan kebersamaan dalam melanjutkan citacita para pendiri Republik Indonesia, memperkuat kearifan lokal dari berbagai budaya daerah sebagai alternatif solusi masalah sosial, budaya dan ekonomi bangsa, dengan Gerakan Satu Ekosistem, dan mempromosikan produk UMKM ekonomi kreatif, seni dan budaya.

Bhinneka Culture Festival akan diisi dengan ragam kegiatan mulai dari diskusi, Bhinneka Music Festival, Bhinneka Muslim Fashion, Bhinneka Kartun Festival, Bhinneka Kopi Festival, dan Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk

Erros menegaskan bahwa kegiatan ini adalah sebagai wujud membangun semangat gotong-royong, kebhinnekaan, kebangsaan dan nasionalisme serta memperkuat terbangunnya Gerakan Satu Ekosistem untuk turut serta mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, sejahtera dan bermartabat.

Sutradara dan jurnalis senior ini menerangkan budaya adalah aset bangsa yang tak kalah berharga dibandingkan kekayaan biodiversitas Indonesia. Negeri ini memiliki ratusan bahasa dan dialek, ratusan suku bangsa dan etnis, begitu pula tarian, musik, upacara adat, karya patung, lukis, hingga seni sastra.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X