• Rabu, 30 November 2022

Kecewa Eks KPK jadi Pengacara Ferdy Sambo, Novel Baswedan: Sebaiknya Mundur

- Jumat, 30 September 2022 | 11:00 WIB
Mantan Penyidik Senior KPK Novel Baswedan  (Instagram @novelbaswedanofficial)
Mantan Penyidik Senior KPK Novel Baswedan (Instagram @novelbaswedanofficial)

Watyutink.com - Mantan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku kecewa dengan keputusan Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang. Pasalnya 2 rekannya semasa di KPK itu menjadi pengacara tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yoshua Nopryansah Hutabarat atau Brigadir J.

Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang diketahui telah menjadi pengacara dari Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi. Keduanya bersama bakal berada dalam satu tim dengan Arman Hanis dan Sarmauli Simangunsong yang sebelumnya sudah menjadi pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.

Melalui cuitan di akun twitternya @nazaqistsha, Rabu 28 September 2022, Novel menyampaikan rasa kecewanya kepada 2 mantan rekan kerjanya itu. Novel menegaskan dirinya kaget dan kecewa dengan keputusan Febri dan Rasamala.

Novel mengatakan sebagai teman, ia menyarankan Febri dan Rasamala mengundurkan diri. Sebaliknya penyidik KPK yang pernah menjadi korban kekerasan fisik ini justru menyarankan Febri dan Rasamala membela korban.

"Sebagai teman saya kaget & kecewa dgn sikap @febridiansyah & @RasamalaArt yang mau menjadi kuasa hukum PC & FS
Saran saya sebaiknya mundur saja. Justru kepentingan korban yang penting dibela, termasuk memastikan semua pihak yang menghalangi / merekayasa kasus diusut tuntas. Agar tidak terjadi lagi," tulis Novel. .

Febri Diansyah diketahui pernah menjadi Juru Bicara KPK. Sedangkan Rasamala Aritonang adalah mantan Kepala Bagian Perundang-Undangan lembaga antirasuah itu.

Rasamala Aritonang dan Febri Diansyah

Saat memberikan keterangan Rabu 28 September 2022, Rasamala menerangkan dirinya bersedia menjadi pengacara Ferdy Sambo guna memastikan persidangan berjalan dengan adil sesuai prinsip peradilan.

“Pak Ferdy dan Bu Putri juga warga negara Indonesia yang punya hak yang sama seperti warga negara lainnya sehingga terlepas dari apa yang disangkakan terhadapnya, maka ia juga berhak diperiksa dalam persidangan yang objektif, fair dan imparsial, termasuk mendapatkan pembelaan yang proporsional dari penasehat hukum yang ia pilih,” ungkapnya.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X