• Rabu, 30 November 2022

Menko Polhukam Tegaskan Tragedi Kanjuruhan Bukan Bentrokan Suporter Arema vs Persebaya

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 09:30 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD  (Instagram @mohmahfudmd)
Menko Polhukam Mahfud MD (Instagram @mohmahfudmd)

Watyutink.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menegaskan kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur bukan bentrokan antara suporter.

Meski pertandingan yang digelar antara Arema FC vs Persebaya, namun menurut Mahfud tidak ada pertikaian antara kedua suporter. Pasalnya suporter Persebaya tidak ada yang hadir di Stadion Kanjuruhan yang menjadi home base Arema FC.

"Perlu saya tegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antar suporter Persebaya dengan Arema. Sebab, pada pertandingan itu supporter Persebaya tidak boleh ikut menonton. Supporter di lapangan hanya dari Arema," kata Mahfud.

Saat memberikan keterangan di Jakarta Minggu 2 Oktober 2022, Mahfud memastikan, tidak ada penganiayaan terjadi dalam insiden tersebut. Menurutnya, yang terjadi adalah penonton saling berdesakan akibat berebut keluar dari stadion yang terletak di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang itu.

"Para korban pada umumnya meninggal karena desak-desakan, saling himpit, dan terinjak-injak, serta sesak nafas. Tak ada korban pemukulan atau penganiayaan antar suporter," tegas Mahfud.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini  mengungkapkan sebenarnya aparat keamanan sudah mengantispasi kemungkinan terjadinya kericuhan. Hal ini berdasarkan pengalaman sebelumnya saat kedua klub bertanding. Aparat keamanan juga sudah berkoordinasi terkait teknis pelaksanaan pertandingan. Salah satunya dengan memajukan waktu pertandingan, bukan lagi malam melainkan sore hari.

"Tapi usul-usul itu tidak dilakukan oleh panitia yang tampak sangat bersemangat. Pertandingan tetap dilangsungkan malam, dan tiket yang dicetak jumlahnya 42 ribu," ungkapnya.

Mahfud menambahkan pemerintah telah melakukan perbaikan pelaksanaan  pertandingan sepak bola dari ke waktu dan akan terus diperbaiki. Meskipun pertandingan sepak bola selalu memancing kehadiran suporter yang seringkali meluapkan emosi secara spontan dan tiba-tiba.

Sebelumnya kerusuhan suporter pecah dalam pertandingan pekan ke-11 BRI Liga 1 2022-2023 yang mempertemukan 2 musuh bebuyutan, Arema FC vs Persebaya. Pada pertandingan berjuluk Derbi Jawa Timur ini tim tuan rumah harus menelan kekalahan dengan skor 2-3.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X