• Rabu, 30 November 2022

PSSI Putuskan BRI Liga 1 Dihentikan Sepekan, Arema FC Dilarang jadi Tuan Rumah Hingga Kompetisi Usai

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 11:30 WIB
Suporter Arema FC masuk dalam stadion karena kecewa tim kesayangannya kalah (Twitter )
Suporter Arema FC masuk dalam stadion karena kecewa tim kesayangannya kalah (Twitter )

Watyutink.com - Ketua Umum (Ketum) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan memutuskan memberikan hukuman kepada Arema FC berupa larangan menjadi tuan rumah hingga kompetisi BRI Liga 1 2022-2023 usai.  Hukuman ini sebagai buntut kerusuhan suporter yang terjadi saat Arema FC bertemu Persebaya pasa Sabtu 1 Oktober 2022 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Selain itu PSSI menghentikan sementara gelaran BRI Liga 1 selama sepekan. Hal ini guna memberikan waktu dilakukannya investigasi atas terjadi tragedi yang menelan korban 129 orang meninggal dunia dan sekitar 180 orang luka-luka.

"Untuk sementara kompetisi Liga 1 2022/2023 kami hentikan selama satu pekan. Selain itu tim Arema FC dilarang menjadi tuan rumah selama sisa kompetisi musim ini," tutur Iriawan.

Dalam keterangan resmi yang dikutip dari situs resmi PSSI Minggu 2 Oktober 2022, pria yang biasa disapa Iwan Bule ini sangat menyayangkan terjadinya insiden yang menimbulkan jatuhnya banyak korban jiwa. Iwan menambahkan pihkanya telah memberatkan tim guna melakukan investigasi.

"PSSI menyesalkan tindakan suporter Aremania di Stadion Kanjuruhan. Kami berduka cita dan meminta maaf kepada korban serta semua pihak atas insiden tersebut. Untuk itu PSSI langsung membentuk tim investigasi dan segera berangkat ke Malang," ujar Iwan Bule.

Sementara itu Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita mengatakan pihaknya menghentikan sementara komptisi BRI Liga 1 2022-2023 selama sepekan. Dalam keterangannya Minggu 2 Oktober 2022, Hadian menyebut keputusan tersebut sesuai arahan Ketua Umum PSSI.

"Keputusan tersebut kami umumkan setelah kami mendapatkan arahan dari Ketua Umum PSSI. Ini kami lakukan untuk menghormati semuanya dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI," ujar Hadian.

Sebelumnya kerusuhan suporter pecah dalam pertandingan pekan ke-11 BRI Liga 1 2022-2023 yang mempertemukan 2 musuh bebuyutan, Arema FC vs Persebaya. Pada pertandingan berjuluk Derbi Jawa Timur ini tim tuan rumah harus menelan kekalahan dengan skor 2-3.

Akibatnya suporter tim berjuluk Singo Edan itu marah dan merusak beberapa fasilitas stadion. Suporter meloncati pagar dan masuk ke dalam lapangan. Aparat keamanan gabungan dari TNI dan Polri pun berusaha mengahalau para suporter.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X