• Rabu, 30 November 2022

Kemenag Tarik Al Qur'an Terbitan BWA karena Salah Cetak Surat Al Kahfi

- Kamis, 6 Oktober 2022 | 13:00 WIB
Ilustrasi mushaf Al Qur'an  (Pixabay )
Ilustrasi mushaf Al Qur'an (Pixabay )





Watyutink.com - Kementerian Agama (Kemenag) memerintahkan agar mushaf Al Qur'an terbitan Badan Wakaf Alquran (BWA) segera ditarik. Hal ini lantaran pada Al Qur'an tersebut telah terjadi kesalahan cetak pada Surat Al Kahfi ayat 8. Bacaan seharusnya adalah lajaa’iluuna namun tertulis dalam Al Qur'an tersebut lajaahiluuna.

Kesalahan serupa juga pernah terjadi pada April 2022. Hal itu disampaikan Kemenag dalam laman resminya, Kamis 6 Oktober 2022. Kemenag menyebut saat itu Lajnah Pentashihan Mushaf Al Qur'an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama telah memberikan penjelasan melalui siaran pers Nomor: B-761/LPMQ.01/HM.02/04/2022.

Kepala LPMQ Muchlis M Hanafi mengatakan mushaf Alquran tersebut dicetak oleh penerbit Mulia Abadi, Bekasi, Jawa Barat atas pesanan Badan Wakaf Al Qur'an (BWA). Muchlis mengungkapkan mushaf tersebut tidak melalui pentashihan di LPMQ.

“Mushaf tersebut tidak melalui proses pentashihan di LPMQ. Adapun Surat Tanda Tashih yang tercantum dalam mushaf tersebut adalah Surat Tanda Tashih untuk mushaf Ar-Rahman milik penerbit Mulia Abadi Bekasi,” ujar Muchlis dalam siaran persnya.

Berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 44 Tahun 2016 tentang Penerbitan, Pentashihan dan Peredaran Mushaf Al Qur’an, LPMQ sesuai dengan kewenangannya telah menyampaikan teguran dan peringatan atas kesalahan. LPMQ juga sudah memerintahkan untuk melakukan penarikan dan melarang mushaf tersebut untuk diedarkan.

Kepada masyarakat yang masih menggunakan atau menemukan mushaf Al Qur'an tersebut, Kemenag meminta segera melaporkan ke LPMQ. Masyarakat juga diminta mengirimkan mushaf ke
penerbit Mulia Abadi dengan alamat Jalan Mughni Raya, No. 107, Jatimekar, Jatiasih, Bekasi, Telepon (021) 84904159, WA 0811165370, dan email: penerbitmuliaabadi@gmail.com.

“Jika masyarakat masih menemukan mushaf Alquran yang terdapat kesalahan tersebut, agar segera melaporkannya kepada LPMQ dan mengirimkan mushaf tersebut kepada penerbit Mulia Abadi Untuk diganti dengan mushaf Alquran yang sudah benar,” tutur LPMQ.

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X