• Minggu, 29 Januari 2023

Eks Hakim Agung Prediksi Ferdy Sambo Tidak Akan Divonis Hukuman Mati

- Senin, 10 Oktober 2022 | 13:00 WIB
Mantan Hakim Agung Gayus Lumbuun
Mantan Hakim Agung Gayus Lumbuun

Watyutink.com - Mantan Hakim Agung Gayus Lumbuun memprediksi tersangaka dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yoshua Nopryansah Hutabarat atau Brigadir J, Ferdy Sambo tidak akan mendapat vonis terberat. Gayus menilai majelis hakim tidak akan mengukum mati mantan Kadiv Propam Polri itu.

Saat berbicara di kanal YouTube KompasTV, Senin 10 Oktober 2022, Gayus mengatakan kemungkinan majelis hakim akan menjatuhkan hukuman yang setimpal sesuai perbuatan yang dilakukannya. Menurut Gayus, hakim akan tetap menggunakan  legal justice, keadilan hukum, kepada semua pihak.

"Hakim tidak akan berpikir menghukum berat atau seberat-beratnya. Hakim berpikir menghukum setimpal dengan perbuatannya," ujar Gayus.

Mentan politisi PDIP ini menerangkan seberapa berat hukuman yang bakal diterima Ferdy Sambo sangat tergantung dari konstruksi perkara yang ada dalam surat dakwaan. Selain itu juga tergantung pada kelengkapan barang bukti, kesesuaian keterangan saksi-saksi, serta pembuktian dalam persidangan.

“Nah ini tentu ada keseimbangan antara social justice dengan legal justice-nya. Sangat tergantung penyidikan menjadikan dakwaan jaksa, dakwaan akan menjadikan putusan hukuman hakim, nah ini kira-kira rangkaian dari perjalanan perkara ini," kata Gayus Lumbuun.

Mantan anggota DPR RI ini menuturkan saat ini proses persidangan kasus Brigadir Yoshua dengan terdakwa Ferdy Sambo masih berada di tingkat pertama. Jalan menuju putusan akhir masih panjang. Bahkan setelah majelis hakim menjatuhkan vonis masih ada upaya hukum lain, seperti banding, kasasi, hingga peninjauan kembali (PK) di tingkat Mahkamah Agung (MA).

“Ini kan masih di tingkat PN, di bawah, nanti ada PT dan ada dua upaya hukum lainnya biasa dan luar biasa seperti kasasi dan PK (Peninjauan Kembali). Masih ada jenjang-jenjang lebih tinggi untuk mengadili secara adil," tutur Gayus.

Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dipastikan bakal segera menjalani persidangan dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yoshua Nopryansah Hutabarat. Pasalnya berkas kasus tersebut sudah dinyatakan lengkap atau P21. Hal itu disampaikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung Fadil Zumhana sat memberikan konferensi pers Rabu 28 September 2022.

Mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi, keduanya menjasi tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yoshua

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X