• Minggu, 29 Januari 2023

Pengacara Sebut Ferdy Sambo Tak Perintahkan Bharada E Bunuh Brigadir J, Hanya Pukul

- Kamis, 13 Oktober 2022 | 09:00 WIB
Mentan Jubir KPK yang kini jadi pengacara Ferdy Sambo, Febri Diansyah
Mentan Jubir KPK yang kini jadi pengacara Ferdy Sambo, Febri Diansyah

Watyutink.com - Pengacara Ferdy Sambo, Febri Diansyah menyatakan kliennya tidak pernah memberikan perintah membunuh Brigadir Yoshua Nopryansah Hutabarat atau Brigadir J. Febri mengatakan Ferdy Sambo hanya memerintahkan memukul Brigadir Yoshua.

Namun Bharada Richard Eliezer atau Bharada E salah mengartikan perintah 'hajar chard' yang diberikan Ferdy Sambo. Hingga akhirnya terjadilah peristiwa penembakan di rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan Jumat 8 Juli 2022.

Klarifikasi tersebut disampaikan Febri saat memberikan konferensi pers di Hotel Erian Jakarta, Rabu, 12 Oktober 2022. Febri menegasksn perintah Ferdy Sambo hanyalah memukul bukan menembak apalagi membunuh. 

"FS (Ferdy Sambo) melakukan klarifikasi tentang kejadiannya, dan memang ada perintah FS pada saat itu, yang dari berkas yang kami dapatkan itu perintahnya 'hajar chad', namun yang terjadi adalah penembakan pada saat itu," kata Febri.

Ferdy Sambo menurut Febri sempat panik akibat tindakan Bharada Eliezer menembak Brigadir Yoshua. Mantan Kadiv Propam Polri itu pun segera memerintahkan Aide de Camp (ADC) memanggul ambulance.

Aide de Camp atau ADC adalah sebutan untuk ajudan Ferdy Sambo yang berjumlah 8 orang. Diantara mereka adalah Brigadir Yoshua, Bripka Ricky Rizal dan Bharada Richard Eliezer. Dua nama terakhir kini menjdi tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yoshua.

Febri menambahkan, Ferdy Sambo selanjutnya menjemput istrinya, Putri Candrawathi yang saat kejadian berada di kamar. Ferdy Sambo sempat menutup wajah Putri dengan tangannya agar tidak melihat tubuh Brigadir Yoshua yang terkena tembakan. Ferdy Sambo lalu memerintahkan Bripka Ricky Rizal mengantar Putri ke rumah pribadinya di Jalan Saguling yang lokasinya masih di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Pengacara sebut Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi siap jalani persidangan

Mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini menambahkan Ferdy Sambo juga berupaya menyelamatkan Bharada Eliezer. Caranya dengan menembakkan senjata berkali-kali ke tembok rumah. Sehingga seolah-olah telah terjadi aksi saling tembak antara Brigadir Yoshua dan Bharada Eliezer. Senjata yang digunakan menurug Febri adalah milik Brigadir Yoshua yang terdapat dipinggangnya.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X