• Minggu, 29 Januari 2023

Sidang KKEP Putuskan Eks Karo Paminal Polri Brigjen Hendra Kurniawan Dipecat

- Selasa, 1 November 2022 | 10:30 WIB
Eks Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan  (Antara)
Eks Karo Paminal Brigjen Hendra Kurniawan (Antara)

Watyutink.com - Mantan Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Divisi Propam Polri, Brigjen Hendra Kurniawan akhirnya secara resmi dipecat dari dinas kepolisian. Hal ini setelah sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) yang digelar pada Senin 31 Oktober 2022, menjatuhkan sanksi Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) kepada Brigjen Hendra Kurniawan.

Sanksi tersebut dijatuhkan terkait dengan kasus pembunuhan berencana yang dilakukan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo terhadap Brigadir Yoshua Nopryansah Hutabarat atau Brigadir J.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Senin 31 Oktober 2022 mengatakan Tim KKEP menilai Hendra Kurniawan telah melakukan perbuatan tercela. Sehingga Tim KKEP menilai layak mendapat sanksi berat berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PDTH) atau dipecat.

"Keputusan dari sidang komisi sidang kode etik di-PTDH, di berhentikan tidak dengan hormat," ujar Dedi saat memberikan konferensi pers di Gedung Humas Polri.

Dedi menuturkan Tim KKEP mengambil keputusan secara kolektif kolegial. Sidang dipimpin oleh Wakil Irwasum, Irjen Tornagogo Sihombing itu berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 17.15 WIB. Namun mantan Kapolda Kalimantan Tengah itu tidak menjelaskan lebih rinci terkait putusan sidang KKEP tersebut. Termasuk apakah Brigjen Hendra Kurniawan mengajukan banding atau menerima putusan sidang KKEP.

Seperti diketahui, Brigjen Hendra Kurniawan turut menjadi salah satu tersangka dalam kasus pembunuhan Brigadir Yoshua. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 ini
didakwa telah memerintahkan bawahannya melakukan penyisiran kamera CCTV yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), yakni rumah dinas Ferdy Sambo di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Hendra Kurniawan djerat dengan Pasal 49 juncto Pasal 33 subsider Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dan/atau Pasal 233 KUHP subsider Pasal 221 ayat (1) ke 2 juncto Pasal 55 KUHP.

Selain menjalani Sidang KKEP, Brigjen Hendra Kurniawan juga tengah menjalani sidang dalam kasus merintangi penyidikan atau obstruction of justice. Selain Brigjen Hendra Kurniawan, dalam sidang yang digelar sejak Rabu 19 Oktober 2022 itu, duduk pula sebagai terdakwa Kombes Agus Nurpatria, dan AKBP Arif Rahman Arifin.

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X