• Selasa, 31 Januari 2023

PWNU DKI Jakarta Minta Dana Hibah Ditambah, Pj Gubernur: Lagi Dibahas

- Senin, 21 November 2022 | 09:00 WIB
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat mengahadiri Diklasar Banser di  Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, 30 Oktober 2022 (Instagram @herubudihartono)
Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono saat mengahadiri Diklasar Banser di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta Timur, 30 Oktober 2022 (Instagram @herubudihartono)

Saat memberikan keterangan Kamis 17 November 2022 Husny menyebut jumlah tersebut terlalu kecil jika dikaitkan dengan kegiatan yang akan dilaksanakan PWNU DKI Jakarta pada 2023. Jumlah tersebut juga turun jika dibanding tahun sebelumnya sebesar Rp5 miliar.

"Kalau perbandingannya dari tahun kemarin, kan mengalami penurunan. Sedangkan kegiatan dan program kami di tahun depan justru bertambah," ujarnya.

Husny menerangkan PWNU DKI Jakarta memiliki 6 Cabang, 44 MWC, 267 ranting, 18 lembaga, 14 badan otonom serta lebih dari 4 juta anggota di Jakarta. Itulah sebabnya anggaran anggaran Rp4 miliar terasa tidak sepadan dengan kegiatan organisasi yang sangat banyak.

Husny menambahkan pada 2022 PWNU DKI Jakarta telah melaksanakan lebih dari 800 kegiatan. Banyak diantaranya yang dilakukan guna mendukung program Pemprov DKI Jakarta. Tahun depan, menurut Husny, PWNU Jakarta telah merencamakan lebih dari 1000 kegiatan di pelosok di Jakarta.

Wakil Ketua PWNU DKI Jakarta Husny Mubarok Amin (Instagram @husnieamir)

"Bahkan akan semakin banyak pula kegiatan yang akan dilakukan oleh Badan Otonom NU serta Lembaga di bawah naungan PWNU DKI Jakarta," ungkapnya.

Husny pun membandingkan dengan dana hibah yang dikucurkan Pemprov DKI Jakarta untuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta. Pada periode yang sama MUI  mendapat dana hibah sebesar Rp15 miliar. Padahal ujar Husny jumlah kegiatan yang dilaksanakan MUI lebih sedikit dibanding PWNU. Husny menyebut Anies Baswedan tidak profesional dan proporsional dalam mengusulkan pemberian dana hibah untuk organisasi massa atau ormas.

"Kami sengaja membandingkannya dengan MUI DKI, karena kegiatan mereka lebih sedikit," ujarnya.

Oleh karena itu Husny berharap Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono merevisi anggaran dana hibah untuk PWNU DKI. Jika pada tahun ini mendapat Rp5 miliar, Husny menuturkan seharusnya tahun depan PWNU DKI mendapat dana hibah lebih besar agar bisa melaksanakan semua program dan kegiatan yang sudah direncanakan.

"Sangat tidak proporsional jika PWNU yang begitu banyak agenda hanya mendapatkan dana hibah sebesar Rp4 miliar, namun di sisi lain MUI Jakarta yang secara struktur organisasi dan banyaknya kegiatan tidak sebesar dan sebanyak PWNU, namun dialokasikan sebesar Rp15 miliar di tahun 2023 nanti," jelas dia.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X