• Rabu, 30 November 2022

Berpotensi Memecah Belah Umat, PWNU Jatim Minta Polisi Tangkap Pemasang Spanduk Tolak Anies Baswedan

- Senin, 21 November 2022 | 16:00 WIB
Spanduk penolakan terhadap Anies Baswedan tiba-tiba muncul di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur  (relawananies.id)
Spanduk penolakan terhadap Anies Baswedan tiba-tiba muncul di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur (relawananies.id)

Watyutink.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur meminta pihak kepolisian mengusut dan menindak tegas pihak-pihak yang memasang spanduk penolakan terhadap Anies Baswedan. Wakil Ketua PWNU Jatim KH Abdussalam Shohib mengatakan tindakan tersebut bisa memicu kegaduhan dan perpecahan umat.

"Kalau dirasa melanggar hukum, mestinya begitu (dicari pemasangnya)," katanya.

Pernyataan tersebut terkait dengan merebaknya spanduk penolakan terhadap Anies Baswedan di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Saat memberikan keterangan Sabtu 19 November 2022, pria yang biasa disapa Gus Salam ini menilai isi spanduk tersebut bernada provokasi. Sehingga kurang tepat jika ditempatkan atau dipasangkan di sejumlah tempat umum.

"Saya kira kurang tepat ya, bisa membuat provokasi," kata Gus Salam.

Pengasuh Ponpes Mambaul Ma'arif Denanyar Jombang ini mengakui setiap warga negara bebas mengeluarkan pendapat. Namun kebebasan itu dibatasi oleh aturan yang berlaku. Artinya setiap orang bebas bersuara asalkan tidak melanggar Undang-Undang (UU). Selain itu penyampaian pendapat harus dilakukan secara baik dan santun.

"Setiap warga negara punya hak pergi ke mana saja dengan tujuan apapun asalkan tidak melanggar undang-undang," tegasnya.

Wakil Ketua PWNU Jawa Timur KH Abdussalam Sohib atau Gus Salam (nu.or.id)

Pria yang juga menjabat Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini meminta semua pihak, termasuk oknum yang memasang spanduke penolakan terhadap Anies agar menaati aturan yang berlaku. Gus Salam juga meminta warga agar menghargai satu sama lainnya.

"Jadi kita harus terbiasa untuk menaati Undang-undang yang berlaku dan berprilaku yang objektif, serta proporsional," tuturnya.

Sebelumnya, spanduk penolakan terhadap Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan mendadak terpasang di sejumlah titik di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Spanduk yang didominasi warna merah dan putih itu bertuliskan 'Bondowoso Menolak Anies Baswedan Sampai Kiamat'.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X