• Minggu, 4 Desember 2022

Mayoritas Tambang Nikel di Indonesia Dikuasai China, DPR: Pengusaha Pribumi Justru Disingkirkan

- Rabu, 23 November 2022 | 13:30 WIB
Tambang nikel di Banggai, Sulawesi Tengah
Tambang nikel di Banggai, Sulawesi Tengah

"Saat ini industri turunan dari nikel baru pada tahap nikel pig iron yang kita proses, kemudian kita masuk ke ferro nickel, dan arah hilirisasi kita nanti kita harus bisa menghasilkan precursor. Precursor adalah suatu bahan atau komponen yang mengandung nikel yang dibutuhkan untuk baterai," ujar Arifin.

Namun Arifin tidak menjawab soal 90 persen perusahaan tambang nikel di Indonesia adalah milik China.

Politisi Partai Demokrat Zulfikar Hamonongan (dpr.go.id)

Sebelumnya informasi tentang tambang nikel yang dikuasai perusahaan China juga disampaikan mantan Wapres Jusuf Kalla. Pria yang biasa disapa JK ini heran, Indonesia kaya akan sumber daya alam berupa bahan tambang nikel tapi anehnya pekerjanya justru TKA China semua.

Saat berbicara dalam acara dalam peringatan HUT ke-70 Kalla Group, di Jakarta Pusat, Jumat, 28 Oktober 2022, JK menyebut bahkan sampai tukang las di industri nikel dilakukan oleh pekerja asal China.

"Ini (Indonesia) daerah kaya nikel, tapi yang kerja semua Cina, dari daratan sampai tukang las," kata JK.

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) ini menuturkan bakal membuat smelter nikel sendiri. Melalui perusahaan miliknya, Kalla Group, JK mengatakan ingin membangun teknologi smelter yang dikerjakan dan dikuasai oleh anak-anak negeri.

“Teknologi ke depan kita lakukan tapi tidak dengan otak dari luar, (melainkan) kemampuan diri sendiri,” tutur mantan Ketua Umum Partai Golkar ini.

JK mengungkapkan Kalla Group sedang melakukan pengerjaan smelter nikel mandiri. Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan ini mengklaim smelter yang dibangun Kalla Group pekerjanya semuanya warga sekitar.

"Kita bikin smelter, kita belajar sendiri. Insya Allah tahun depan smelter pertama milik nasional akan beroperasi," ujarnya.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X