• Minggu, 29 Januari 2023

Minta Masyarakat Waspada, Menkes Sebut Kasus Covid-19 Meningkat 2 Pekan Lagi

- Sabtu, 26 November 2022 | 11:00 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin  (Biro Pers Sekretariat Presiden )
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin (Biro Pers Sekretariat Presiden )

Watyutink.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memprediksi dalam 1 atau 2 pekan ke depan bakal terjadi peningkatan kasus penularan Covid-19. Itulah sebabnya Budi meminta masyarakat lebih berhati-hati dan selalu waspada.

Saat memberikan keterangan Jumat 25 November 2022, Budi menyatakan pihaknya telah melakukan monitor secara harian tren kasus Covid-19 di Indonesia. Berdasarkan sejumlah Indikator, diperkirakan puncak penularan Covid-19 akan terjadi dalam 2 pekan mendatang.

“Kita sudah monitor secara daily (harian), harusnya kalau feeling saya kita akan mencapai puncaknya antara satu atau dua pekan ke depan. Kemungkinan puncaknya itu akan tercapai,” kata Budi.

Saat berbicara di acara Indonesian Society of Interventional Cardiology Annual Meeting (ISICAM), Jumat 25 November 2022 di Jakarta, Budi menerangkan peningkatan kasus Covid-19 terjadi seiring dengan masuknya varian XBB dan BQ.1 ke tanah air. Kian hari menurut mantan Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini jumlah warga yang terinfeksi semakin banyak.

Saat ini kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 8.000-an per hari. Budi memperkirakan jumlah temuan kasus akan mencapai 10.000-15.000 per hari dengan keterisian tempat tidur di rumah sakit (BOR) jauh lebih rendah dibandingkan dampak dari varian-varian sebelumnya.

Pemerintah menurut Budi tengah  menggencarkan sero survey per 6 bulan sekali. Hal ini untuk mengetahui titer antibodi milik masyarakat. Dalam melakukan survei, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerjasama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI).

Budi menuturkan dengan sero survey,  pemerintah dapat mengetahui dalam jangka waktu berapa lama antibodi masyarakat mengalami penurunan. Selain itu juga di daerah mana saja perlu segera dilakukan vaksinasi penguat atau booster.

Nantinya sero survey akan membuktikan Indonesia memiliki antibodi yang sangat tinggi. Sehingga tidak terlalu terdampak gelombang Covid-19 seperti yang terjadi di negara lain.

"Kita punya datanya by name by address sekarang untuk 205 juta dari populasi kita, kita bisa prediksi di daerah mana kita harus memberikan booster,” ujar Budi.

Mantan Direktur Utama (Dirut) PT Bank Mandiri ini mengingatkan bebagai pihak tidak boleh mengabaikan kondisi yang terjadi saat ini. myeski antibodi sudah tinggi dan kasus masih di bawah prediksi, Budi menekankan upaya melengkapi dosis vaksinasi harus segera dilakukan.

Halaman:

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X