• Minggu, 29 Januari 2023

Pemerintah Luncurkan Buku Peta Deagregasi Bahaya Gempa Indonesia

- Selasa, 29 November 2022 | 15:30 WIB
Kondisi Kejadian Gempa Cianjur
Kondisi Kejadian Gempa Cianjur


Watyutink.com - Pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meluncurkan buku Peta Deagregasi Bahaya Gempa Indonesia untuk Perencanaan dan Evaluasi Infrastruktur Tahan Gempa di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta.

Tujuannya adalah untuk menyebarluaskan pentingnya kesadaran dan pemahaman adanya peningkatan bahaya gempa terkini.

Selain itu juga untuk melengkapi kebutuhan ketersediaan standar acuan terbaru untuk infrastruktur tahan gempa di gedung, jembatan, bendungan, dan bangunan lepas pantai sesuai perkembangan ilmu pengetahuan yang memerlukan proses perencanaan dengan analisis struktur akurat serta memadai.

Nantinya, buku peta deagregasi ini diharapkan dapat digunakan masyarakat luas terutama dalam perencanaan infrastruktur untuk memitigasi bahaya gempa serta mengevaluasi struktur bangunan atau infrastruktur sesuai dengan potensi bencana yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia.

"Harapannya menjadi acuan dan diterapkan untuk kepentingan perencanaan pelaksanaan pengendalian infrastruktur khususnya untuk mengurangi risiko gempa di Indonesia," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Mohammad Zainal Fatah dalam peluncuran buku Peta Deagregasi Bahaya Gempa Indonesia di Jakarta, Selasa (29/11/2022). 

Selain itu, buku ini juga dilengkapi dengan standar, pedoman teknis serta memberikan keyakinan perencanaan infrastruktur atau bangunan yang mengedepankan keselamatan dan keamanan.

Menurut M. Asrurifak,  salah satu tim penyusun buku ini, peta deagregasi ini dapat digunakan untuk seluruh Indonesia dan seluruh bangunan.

"Makanya dalam penyusunan dilibatkan Kementerian Perhubungan terkait infrastruktur, KemenESDM terkait bangunan offshore," ungkapnya.

Peta ini dapat dimanfaatkan dalam perencanaan bangunan yang tepat sesuai dengan potensi gempa di berbagai wilayah serta mengevaluasi bangunan-bangunan lain seperti misalnya bangunan monumental.

Pembuatan buku ini turut didasarkan lokasi Indonesia secara geografis termasuk pada lintasan Pasific Ring of Fire (cincin api pasifik) sehingga potensi gempa pun tak terhindarkan terjadi.

Halaman:

Editor: Ahmad Kanedi

Tags

Terkini

X