• Selasa, 31 Januari 2023

Luhut Sebut Masyarakat yang Beli Sepeda Motor Listrik bakal Disubsidi Rp6,5 Juta

- Rabu, 30 November 2022 | 14:00 WIB
Pemerintah bakal berika subsidi untuk pembian sepeda motor listrik  (Instagram @yamahaindonesia)
Pemerintah bakal berika subsidi untuk pembian sepeda motor listrik (Instagram @yamahaindonesia)

Watyutink.com - Kabar gembira bagi masyarakat yang berniat membeli kendaraan listrik. Pasalnya pemerintah bakal memberikan subsidi untuk setiap kendaraan listrik yang dibeli pada tahu depan. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Panjaitan saat berbicara Rabu 30 November 2022.

Luhut mengatakan keputusan tersebut diambil pemerintah guna mendorong daya beli masyarakat untuk memiliki mobil dan motor listrik. Saat ini menurut Luhut pemerintah telah menyiapkan subsidi Rp6,5 juta untuk tiap pembelian 1 unit sepeda motor listrik.

Sedangkan untuk mobil listrik, Luhut menerangkan pemerintah masih membahas berapa besaran nilai subsidi yang akan diberikan. Skema subsidi juga sedang disiapkan untuk pembelian mobil listrik.

"Kalau mau tukar motor ke listrik tahun depan, ya. Nanti dapat subsidi," ujar Luhut.

Saat berbicara di sebuah forum perbankan, mantan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) ini menerangkan pemerintah menargetkan pada 2024 setidaknya 1,2 juta masyarakat mempunyai sepeda motor listrik. Sedangkan kepemilikan mobil listrik pada tahun yang sama ditargetkan mencapai 35 ribu unit.

Sampai saat ini dilaporkan volume permintaan kendaraan listrik masih terbilang kecil. Terutama jika dibandingkan dengan permintaan kendaraan konvensional yang menggunakan bahan bakar fosil. Hal ini ditengarai akibat harga kendaraan listrik yang dirasa masih mahal.

Upaya mendorong penggunaan kendaraan listrik juga dibarengi tindakan pemerintah yang gencat mengembangkan industri kendaraan listrik dan baterainya sendiri di dalam negeri. Salah satunya dengan kebijakan yang melarang ekspor biji nikel yang merupakan bahan utama pembuat baterai lithium pada kendaraan listrik.

Larangan ekspor biji nikel juga untuk memastikan pasokan bagi investor dalam pemrosesan yang sudah dilakukan sejak 2020. Sejak 2019 pemerintah juga telah memberikan pemotongan pajak untuk penjualan mobil listrik dan mobil hybrid. Kebijakan tersebut dilakukan agar membuat masyarakat semakin berminat menggunakan kendaraan listrik.

Editor: Yusuf Rinaldy

Tags

Terkini

X