• Minggu, 29 Januari 2023

Kapolri: Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Berstatus 'Masih Merah'

- Rabu, 7 Desember 2022 | 19:45 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan identitas pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung (Polri )
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan identitas pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung (Polri )

Watyutink.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyebutkan Agus Sujatno alias Agus Muslim, pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, berstatus "masih merah" dalam program deradikalisasi.

"Yang bersangkutan ini sebelumnya ditahan di LP Nusakambangan. Jadi artinya, dalam tanda kutip masuk kelompok 'masih merah'. Proses deradikalisasi membutuhkan teknik dan taktik berbeda," ungkap Kapolri Listyo Sigit Prabowo, dalam jumpa pers, di Kota Bandung, Rabu (7/12/2022).

Selanjutnya, Kapolri mengatakan, sosok Agus Muslim ini masih susah diajak bicara dan cenderung menghindar.

"Jadi yang bersangkutan masih susah diajak bicara. Cenderung menghindar," ujarnya lagi.

Kapolri juga mengungkapkan bahwa Agus Muslim pernah ditangkap saat peristiwa bom di Cicendo Kota Bandung pada 2017 dan menjalani masa tahanan di Lapas Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

"Yang bersangkutan dihukum empat tahun. Dan bulan September 2021, bebas," ungkap dia.

Selain itu, jelas Listyo Sigit, diketahui bahwa Agus Muslim juga teridentifikasi berafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Identifikasi itu diperoleh melalui pemeriksaan sidik jari dan pengenalan wajah (face recognition).

Kelompok JAD yang diikuti Agus Muslim, tambahnya, berbasis di Bandung, Jawa Barat.

Karena itulah, Listyo memerintahkan timnya untuk mendalami dan mencari orang-orang atau kelompok yang diduga terafiliasi dengan kelompok Agus tersebut.

Halaman:

Editor: Ahmad Kanedi

Tags

Terkini

X